Dandengan kerendahan hati yang paling dalam izinkan saya yang miskin ilmu ini berbagi sedikit amalan yaitu : ASMAUL HUSNA “ YAA LATIF ” ( Ya Latif Sarana pemanggil bantuan khodam ASMAUL HUSNA, RIJAUL GHOIB, MALAIKATI untuk hajat yang BAIK ). Tawasul ke : 1. Nabi Muhammad saw. 2. 4 Sahabat Nabi ( khularufur rasyidin ) 3.
Allah subhanahu wa ta’ala di berbagai ayat Al-Qur’an memerintahkan manusia untuk senantiasa berdzikir dan bertasbih di kala waktu pagi dan sore. Hal ini salah satunya dijelaskan dalam dua ayat berikut وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ “Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam” QS Qaf 39. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً “Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah dengan mengingat nama-Nya sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang” QS Al-Ahzab 41-42. Penentuan waktu pagi dan sore dipandang memiliki rahasia tersendiri dalam melaksanakan dzikir. Sehingga, hendaknya kita tidak melewatkan waktu pagi dan sore tanpa melafalkan dzikir sama sekali. Berdasarkan hal ini, para ulama banyak yang menyusun kumpulan-kumpulan dzikir yang sunnah dilafalkan di waktu pagi dan sore hari. Salah satu di antara kumpulan dzikir pagi dan sore yang dipandang baik dan cukup ringkas adalah al-Wirdul Lathif fi Adzkar as-Shabah wa al-Masa’. Teks lengkap al-Wirdul Lathif dan wirid-wirid lainnya bisa diakses di NU Online Super App Android dan iOS Nama al-Wirdul Lathif memiliki arti “wirid yang ringan”. Wirid ini disusun oleh salah satu Wali Quthub di zamannya, yakni Al-Imam al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad. Beliau juga merupakan penyusun wirid Ratib al-Haddad. Wirid ini dinamakan dengan “al-Wirdul Lathif” wirid yang ringan sebab isi dzikir dalam wirid ini cenderung pendek dan ringkas, berbeda dengan pembandingnya, yakni al-Wirdul Kabir wirid yang agung yang juga dikenal dengan nama Miftah as-Sa’adah wa al-Falah yang isi dzikirnya cenderung panjang dan banyak. Seperti yang telah dijelaskan, al-Wirdul Lathif merupakan bacaan wirid yang baik untuk dibaca pagi dan sore hari. Sehingga dalam satu hari satu malam, bacaan wirid ini dibaca sebanyak dua kali. Mengenai tentang waktu pagi dan sore, penyusun wirid ini, al-Imam Abdullah bin Alawi al-Haddad memberikan penjelasan tentang batas waktu pagi dan sore serta waktu yang utama membaca wirid ini أما وقت الصباح والمساء فعلى حسب ما ذكروه من أن المساء يدخل بالزوال ، والصباح بما بعد نصف الليل ، أو الثلث الأخير منه . وأما إقامة الأذكار الواردة في الوقتين ، فكلما كان في المساء إلى الليل أقرب ، مثل وقت الاصفرار ومن أول الليل ، كان الإتيان فيه بالوارد أحب وأقرب إلى مطابقة الحال . وكذلك الصباح من قبيل الفجر فما بعده إلى الإشراق . وعلى هذا السبيل نعمل في إقامة ما نأتي به من هذا الورد الشريف “Adapun waktu pagi dan sore, maka hal ini berdasarkan apa yang dijelaskan para ulama bahwa waktu sore dimulai dengan tergelincirnya matahari, dan waktu pagi dimulai saat setelah separuh malam atau sepertiga malam. Adapun melaksanakan dzikir yang berlaku pada dua waktu tersebut pagi dan sore maka dapat dilakukan kapan pun saat sore sampai malam, seperti pada waktu menguningnya matahari terbenamnya matahari dan awal malam hari. Melaksanakan dzikir yang warid pada waktu tersebut dipandang lebih disukai dan lebih sesuai dengan tuntutan keadaan. Begitu juga dzikir saat pagi dapat dilakukan sebelum munculnya fajar dan waktu setelahnya sampai matahari terang bersinar. Jalan inilah yang aku lakukan dalam melaksanakan wirid yang mulia ini” Abdullah bin Alawi al-Haddad, an-Nafa’is al-Alawiyah, hal. 42. Bacaan-bacaan dzikir pada al-Wirdul Lathif berisi ayat-ayat Al-Qur’an pilihan serta dzikir-dzikir yang dikutip dari hadits Nabi atau biasa dikenal dengan dzikir ma’tsur. Seluruh bacaan dzikir dalam wirid ini memiliki faedah-faedah tersendiri yang umumnya langsung tercantum dalam hadits tentang keutamaannya. Misalnya seperti dzikir berikut مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ، لاَ شَرِيكَ لَكَ ، فَلَكَ الْحَمْدُ، وَلَكَ الشُّكْرُ ، فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ يَوْمِهِ، وَمَنْ قَالَ مِثْلَ ذَلِكَ حِينَ يُمْسِي فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ لَيْلَتِهِ. “Barangsiapa di pagi hari melafalkan “Allâhumma mâ ashbaha bî min ni’matin fa minka wahdaka lâ syarîka laka, fa lakal hamdu wa lakas syukru” Ya Allah, kenikmatan yang kami dapatkan di waktu pagi, maka kenikmatan tersebut hanya dari-Mu, tak ada yang menyekutukan-Mu. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu segala rasa syukur maka dia telah melaksanakan wujud syukur di hari itu. Dan barang siapa yang melafalkan kalimat tersebut di sore hari, maka ia telah melaksanakan wujud syukur di malam itu” HR. Abu Daud Dzikir di atas merupakan salah satu penggalan dzikir dalam al-Wirdul Lathif yang sejatinya merupakan wujud ungkapan syukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bacaan lain yang tercantum keutamaannya dalam hadits adalah dzikir berikut سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ. البخاري “Sayyidul istighfar Tuannya permintaan maaf adalah lafal “Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ abduka, wa anâ alâ ahdika wa wadika mastathatu. Aûdzu bika min syarri mâ shanatu. Abû’u laka binimatika alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta” Ya Allah, Engkau Tuhanku. Tiada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang pernah aku perbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu yang Engkau berikan kepadaku. Aku mengakui dosaku, maka ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau. Rasulullah bersabda “Barangsiapa yang melafalkan kalimat tersebut di siang hari dengan keadaan yakin, lalu ia meninggal sebelum masuk sore hari, maka dia termasuk golongan penghuni surga. Dan barangsiapa yang melafalkan kalimat tersebut di malam hari dengan keadaan yakin, lalu ia meninggal sebelum masuk pagi hari, maka ia termasuk golongan penghuni surga” HR al-Bukhari. Begitu besarnya keutamaan membaca al-Wirdul Lathif ini sampai-sampai para ulama mengarang kitab tersendiri dalam menjelaskan keutamaan membaca wirid ini. Kitab tersebut di antaranya adalah al-Wardu al-Qathif min Fadhaili al-Wirdul Lathif yang di dalamnya menjelaskan pijakan dalil dan keutamaan dzikir-dzikir yang terdapat dalam al-Wirdul Lathif. Kitab lainnya yang menjelaskan tentang al-Wirdul Lathif adalah Mursyid adz-Dzarif ila Fawaid al-Wirdil Lathif dan al-Maqshad al-Munif bi Dzikri Maraji’ Wirdhil Lathif. Banyaknya ulama yang memberi ulasan dan penjelasan tentang al-Wirdul Lathif ini tentunya menunjukkan bahwa wirid ini merupakan wirid yang besar keutamaannya dan benar-benar dapat menentramkan hati dengan membacanya. Semoga kita dapat istiqamah dalam membaca al-Wirdul Lathif serta mendapatkan barokah dari penyusun wirid ini serta para ulama yang mengamalkan wirid ini. Amin yaa Rabbal alamin. Ustadz M. Ali Zainal Abidin, pengajar di Pondok Pesantren Annuriyah, Kaliwining, Rambipuji, Jember Teks lengkap Wirdul Lathif dan wirid-wirid lainnya bisa diakses juga dengan menginstal NU Online Super App Android dan iOS Video pembacaan al-Wirdul Lathif bisa disimak di saluran Youtube NU Online
\n wirid ya latif untuk pesugihan
Amaliahthoriqoh atau tarekat adalah amaliah dzikir yang diturunkan dari guru atau mursyid satu ke mursyid berikutnya. setiap murid yang mengikuti aliran tarekat tertentu mesti ada hadiah fatihah buat sang guru dan sesama murid seperguruan. maka amaliah ini sebenarnya memiliki kandungan yang sangat dalam bila kita tinjau dari segi silaturahmi Arti dari Ya Latif Lafadz al latif secara harfiyah berarti lembut. Dalam asmaul husna, al latif ini adalah asma Allah yang ke-29. Al latif asal katanya ialah latafa yang artinya kecil, lembut, atau halus. Keutamaan dari dzikir Yaa Lathif Diketahui bahwa keutamaan dari membaca dzikir al latif ialah mendatangkan dan menarik rezeki, sebagai wasilah untuk membebaskan diri dari penjara, cepat terlaksananya keinginan dan hajat dan lain sebagainya. Dalam kitab karya Habib Attas Al Habsyi, yaitu kitab Ta’rifudzzurriyyah Al-Habasyiyyah, kurang lebih disebutkan bahwa ketika berbagai kesulitan datang dan malapetaka datang secara beruntun, maka bacalah al latif sebanyak kali. Kemanjuran dari ikhtiar ini sudah terbukti dan dilakukan juga pembacaan surat Yaasin hingga sebanyak 41 kali. Sementara itu, dalam kitab Manhajul Hanif, Imam Abu Yazid al-Busthami menjelaskan bahwa mereka yang membiasakan diri untuk membaca ya latif hingga 129 kali lalu membaca QS. As-Syuura ayat 19, mereka akan dipermudah urusannya, baik itu dalam segi rezeki maupun yang lainnya. Adapun QS. As-Syuura ayat 19 yang dimaksud ialah sebagai berikut اللَّهُ لَطِيفٌ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَن يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيزُ “Allah Dzat yang Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya. Dia memberi rezeki kepada hamba yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” Berdasarkan sejumlah hal di atas, maka sahabat muslim semuanya, dapat disimpulkan bahwa keutamaan dan manfaat dari membaca dzikir al latif ialah sebagai berikut Menarik rezeki atau jalbur rizki Untuk mempercepat terlaksananya hajat atau keinginan atau li qodlo’il hajat Wasilah untuk membebaskan diri dari penjara atau li kholasil masjun Halimunan atau menghilang dari pandangan orang lain atau li ikhfa’i an ainidz dzulmah Cara Mengamalkan Apabila ingin mengamalkan dzikir al latif, maka perlu mengetahui tata cara dalam mengamalkannya terlebih dahulu. Adapun cara untuk mengamalkan dzikir al latif ada 2 sebagaimana yang disebutkan di bawah ini Cara Pertama Jika sebagai wiridan biasa dapat diamalkan hingga 129 kali setelah sahabat muslim selesai menunaikan sholat maghrib dan sholat subuh. Namun, lebih bagus lagi apabila diamalkan tiap-tiap selesai mengerjakan sholat fardhu. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca QS. Asy-Syuuro ayat 19 di atas sebanyak 7 kali. Berikutnya dilanjutkan dengan membaca doa berikut sebanyak 7 kali pula. اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ Artinya “Ya Allah, aku minta pada Engkau agar melimpahiku rizki yang halal, luas, dan baik tanpa kesusahan, tanpa kemelaratan dan tanpa kepayahan. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.” Cara Kedua Sementara untuk cara kedua, al latif dibaca hingga dalam sekali duduk. Namun sebelum sahabat muslim mulai membacanya, sebaiknya lakukan sholat hajat dulu. Setelah itu, setiap kali pembacaan al latif mencapai hitungan 129, sebaiknya baca doa serta ayat yang telah disebutkan sebelumnya. Begitu besar fadhilah al latif ini, sehingga tidak ada salahnya jika dimasukkan sebagai bagian dari wirid yang harus dibaca setiap selesai sholat fardhu. Semoga kita bisa istiqomah dalam mengamalkannya dan dikabulkan segala hajat. Amin. Wallahu a’lam bish showab. Dzikir

WiridYa Latif untuk Pesugihan ~ MAJELIS WALISONGO. Wirid Ya Latif untuk Pesugihan ~ MAJELIS WALISONGO. Terapi Shalat Bahagia - Part 1. TANGGUNG JAWAB Pengajian Kitab Al Hikam oleh KH Yazid Bustomi 118. Kisah-Kisah Teladan: Quantum Rejeki :

Sebagian Ulama Menyebutkan Pengertian Al-Latif, yaituKelebihan dan Fadhilah ZikirZikir Ya Latiffu Ya KahfiKelebihan Zikir Ya LatiffShare thisRelated posts Sebagian Ulama Menyebutkan Pengertian Al-Latif, yaitu Pertama, Al-Latif merupkan sesuatu yang tidak dapat ditangkap dengan indra terkadang diungkapkan dengan kata Al-Latha’if. Bisa jadi, dari sisi inilah Allah Swt. disifati dengan nama Al-Latif, yakni bermakna bahwa Allah Maha Mengetahui hal-hal yang lembut. Bisa jadi pula, maknanya ialah Allah Mahalembut terhadap hamba-hamba-Nya dalam hal memberikan hidayah kepada mereka. Kedua, Al-Latif yang berarti ilmu-Nya meliputi hal-hal yang rahasia, yang tersembunyi, yang tersimpan dalam dada, dan segala sesuatu yang lembut. Allah Swt mengetahui segala sesuatu yang mungkin bagi-Nya, tidak ada sesuatu pun yang terlewat dari ilmu Allah Swt dan pengetahuan-Nya. Baca Juga Zikir Hari Senin Ketiga, Dia menghamparkan alam raya ini untuk makhluk-Nya. Allah memberi kepada semua makhluk-Nya melebihi yang diminta. Kita tidak pernah minta hidup di dunia ini, tapi Dia menganugerahi kehidupan. Kita tidak pernah ingin dijadikan manusia, tapi Allah menakdirkan kita menjadi manusia. Kita tidak pernah minta bisa berbicara, tapi Allah mengaruniakan kepada kita kemampuan berbicara. Dia telah memberi sebelum diminta. Di sisi lain, Dia tidak pernah menuntut balas, juga tidak memberi beban melebihi kemampuan makhlukNya. Adakah yang lebih santun dari Dia? Nah, selain dari arti usul kata. Dibawah pun akan saya tuliskan beberapa fadhilah bagi pembacanya… Sebagaimana yg sudah sy sampaikan diawal, bahwa lafad ya latif tdk hanya sebagai pelembut hati, namun juga sebagaimana berikut Kelebihan dan Fadhilah Zikir Pertama, seseorang yang mengamalkan zikir Ya Latif’ sebanyak mungkin, Insya Allah ikthiar usahanya akan menjadikan barang jualannya menjadi laris dan perniagaannya maju. Kedua, seseorang mewiridkan Ya Latif’ dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insya Allah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya. Ketiga, siapa yang mewiridkan Ya Latif’ setiap hari sebanyak 133 kali. Allah akan memberikannya rezeki yang banyak dan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan mudah. Keempat, seseorang yang mewiridkan Ya Latif’ 100 kali selepas salat sunat dua rakaat, Insya Allah masalahnya akan diatasi dan hajatnya dikabulkan Baca Juga Amalan Zikir Harian Zikir Ya Latiffu Ya Kahfi Hari ni rasanya ada satu perkara bagi pendapat saya baiknya dipanjangkan kepada umum kerana simpan pun nak buat apa kan ? Ya Latiff maksudnya Yang Maha Lemah Lembut/ Halus salah satu dari Nama Allah asma’ul husna.. Ya Latiff ini juga merupakan zikir pelembut hati melembutkan hati diri sendiri Zikir ini memang amat mudah meluruhkan hati-hati yang keras batu lagi ego. Mengamalkan Zikir dari ayat-ayat al-Quran atau asma’ul husna selain menenangkan, menjernihkan dan melunakkan hati, ia mengandungi fadilat khusus untuk keluasan ilmu, terbukanya pintu hidayah, dimudahkan faham agama, diberi kemanisan iman dan dilapangkan kehidupan dan murahkan rezeki. image 1 Bagi hati-hati yang keras mulakan dengan kaifiat fatihah….terus zikir Ya Latif…tanpa mengira berapa pun.. Beri tumpuan lafaz zikir dan mata hati … pasti berjujuran air mata memberikan kesan pada rohani kita yang dalam…. Kelebihan Zikir Ya Latiff Zikir Ya Latiff khasiat yang menjadi rahsia Allah. kalau nak bongkarkan rahsia ni, kenalah amalkan.. Antaranya membentuk peribadi anak-anak dan menangani kerenah anak untuk mengurangkan masalah kedegilan dan panas baran anak dan juga supaya anak mudah menerima pelajaran apa yang diajar oleh gurunya . Mula-mula berselawatlah ke atas junjungan Nabi Muhamad dan bacalah surah al fatihah. Kemudian baca surah taha ayat 1-5, hembuskan dan sentuh dengan lembut ubun-ubun anak dengan tangan kanan sambil berdoa YA ALLAH LEMBUT KAN HATI ANAKKU SEBUT NAMA..SEBAGAIMANA ENGKAU LEMBUTKAn NABI DAUD AKAN BESI dan menyatakan harapan. sambil berzikir Ya Latiff didalam hati Membaca surah Thaha ayat 1-5,baca surah Ikhlas, Fatihah, Ayat Kursi 1 kali Baca berulang kaliYa Latiff kemudian tiupkan pada botol air untuk minuman dan masakan seisi keluarga. Semasa menidurkan anak dalam buaian baca zikir Ya Latiff Sewaktu bangun dari tidur pada waktu pagi, peluklah anak usapkan kepala anak dan berselawat, Baca berulang kali zikir Ya Latiff sambil berniat di dlm hati bergantung pada niat kita untuk si anak Baca Juga Arti Ya Latif 2. Sebagai Suami/ isteri atau yang masih bujang ingin mendekatkan jodoh , Perbanyakkan Membaca Zikir Ya Latiff sambil berniat di dalam hati melembutkan hati diri sendiri, melembutkan hati pasangan Suami / isteri atau pasangan kekasih, Meredakan ketegangan rumah tangga, meredakan sifat marah, mengelak perceraian dan melembutkan hati musuh.. 3. Bagi yang ingin mendapatkan kemurahan rezeki, mendapatkan pekerjaan, kenaikan pangkat dan melariskan perniagaan atau menghadapi peperiksaan atau temuduga… Perbanyakkan Membaca Zikir Ya Latiff dan surah as-Syura ayat 19 seperti di atas sambil berniat apa yang di hajati.. Insya Allah mudahan berjaya 4. Juga dikatakan dengan izin Allah perbanyakkan membaca Zikir Ya Latiff sebagai penawar perbagai penyakit atau terkena sihir … 5. Ketika ribut petir maka eloklah di perbanyakkan membaca zikir Ya Latiff ni , InsyaAllah akan redalah ribut petir… 6. Bagi yang menghadapi musibah atau bencana elok perbanyakkan membaca zikir Ya Latiff untuk kuatkan semangat dan ketabahan hati menghadapi segala ujian.. Sumber Harga Ready Mix Baca Juga Nabi yang Menerima Suhuf Pemuda Muslim Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri Programmer Blogger Desainer
Doauntuk orang sakit laki-laki dan perempuan singkat [ Syafakallah dan Syafakillah ] Syafakillah dan Syafakallah adalah ungkapan atau ucapan ketika kita mendapati seseorang baik itu kerabat, saudara ataupun tetangga sedang dalam keadaan sakit.. Arti Syafakillah dan Syafakallah artinya adalah semoga Allah menyembuhkanmu. keduanya memiliki arti sama,
PenglarisanUsaha hadir di Jakarta Barat sangat bermanfaat untuk memajukan usaha, menarik pembeli, agar mudah mendapat pelanggan, dagangan laris, bisnis kian maju berkembang, dsb. Penglarisan Usaha diperlukan karena kian ketatnya dalam persaingan dalam usaha, tentu dengan upaya spiritual ini menjadi solusi yang paling tepat agar usaha anda
Sorenyaane solat asar. Setelah solat asar ane wirid asmaul husna -- kata para kiyai -- ini disebut wirid gunung harta [untung namanya bukan wirid gunung kembar ya Gan] Bacaannya = YA ALLOHU, YAA ROZZAAQU, YAA WAHHAABU (1000x) Bacaan wirid di atas, kalo full dibaca 1000x, bisa selesai dlm waktu 1 jam. Gak pake lama, stelah ane baca wirid ini
Wiridya latif untuk pesugihan . LAKU DAN MANTRA. March 17, 2016 February 14, 2017 koin banyak hoki1000. Mantra dan laku. Laku dan mantra. Dibolak balik tetap sama. Teguh alot, Ya iki klambiku si Klonthong Wesi. Mantra ini digunakan untuk kekebalan dari tusukan senjata tajam dan pukulan. (2).
Tidakada satu pun dunia Islam yang tidak ada Asy’ari-nya saudara. Kok bisa-bisanya mereka keluarkan dari Aswaja,” jelas Habib Rizieq Syihab. Tambah Habib Rzieq, gegara ulama-ulama Wahabi, sengaja atau tidak, akan menularkan kepada wahabi di Indonesia. “Mari kita lihat saudara (tokho-tokoh) Wahabi Indonesia yang menyesatkan Asy’ari.
Blogini didirikan untuk melestarikan kearifan budaya ilmu nusantara agar tidak dilupakan dan punah ditelan zaman sebagai warisan untuk anak cucu kita, sebagai salah satu solusi alternatif dalam menghadapi problematika kehidupan di tengah kemajuan zaman dan teknologi saat ini. Lalu hisap nafas dr hidung sambil baca Ya latif ya latif berkali
.
  • 8g36af5d5g.pages.dev/227
  • 8g36af5d5g.pages.dev/491
  • 8g36af5d5g.pages.dev/266
  • 8g36af5d5g.pages.dev/109
  • 8g36af5d5g.pages.dev/377
  • 8g36af5d5g.pages.dev/446
  • 8g36af5d5g.pages.dev/117
  • 8g36af5d5g.pages.dev/312
  • wirid ya latif untuk pesugihan